Tajuk 1 : Mengenal Allah


Soal: Dengan apa manusia mengenal Allah SWT?

Jawab: Imam Ali Karamallahuwajhah berkata:
“Apabila terbatalnya segala keinginanku dan rencana yang akan ku lakukan Allah SWT menjadi penghalang diantara keinginan dan rencanaku, dan disaat aku memiliki rencana dan keazaman untuk melakukan sesuatu maka dengan tiba-tiba qadha’nya melenyapkan segala rencana dan rencanaku. Pada saat itulah aku dapat mengetahui bahawa yang Maha Mengatur bukanlah diriku”.Tetapi Allah SWT.”
Soal: Mengapa Allah tidak menyeragamkan segala ciptaan-Nya?
Jawap: Imam Ali ar-Ridha r.a
“Agar tidak terlintas dalam otak dan pikiran manusia bahwa Dia (Allah) tidak mampu”.
• Soal: Bagaimana mungkin manusia meyakini adanya Allah SWT?
Jawab: Imam Ali Karamallahuwajhah berkata :
“Sesungguhnya kotoran unta menunjukkan adanya unta, kotoran keledai menunjukkan
adanya keledai, bekas tapak kaki menunjukkan adanya pejalan kaki. Lalu, mungkinkah
struktur angkasa yg sedemikian halus dan struktur bumi yg sedemikian kasar
tidak menunjukkan adanya pencipta bumi dan langit ?

• Soal: Apakah dalil keesaan Allah SWT?
Jawab : Imam Ja’far ash-Shadiq r.a berkata:

“Keharmonian susunan dan kesempurnaan ciptaan Allah SWT . Sebagaimana firman-Nya:
Sekiranya di langit dan di bumi ada tuhan-tuhan selain Allah tentulah semua itu
akan rusak binasa. (QS: 21:22)

Imam Ali karamallahuwajhah:
“Kalau Tuhanmu memiliki sekutu, maka tentu Dia akan mengirimkan utusan-utusan-Nya, kalian akan melihat peninggalan-peninggalan kerajaan-Nya dan kalian akan mengetahui pelbagai perbuatan dan sifat-Nya. Namun nyatanya Dia adalah Tuhan yang Esa sebagaimana Dia menyifati diri-Nya”.
• Soal: Bolehkah seseorang bersujud pada selain Allah?
Jawab :Imam Jaa’far ash-Shadiq r.a:
“Tidak!”. Lalu beliau ditanya lagi: “lalu mengapa Allah memerintahkan para malaikat
untuk bersujud kepada Nabi Adam as?”
Imam Jaa’far r.a menjawab:
“Sesungguhnya yang bersujud atas perintah Allah sama saja bersujud kepada-Nya,
karena itu adalah perintah-Nya”.
• Soal: Mengapa Allah SWT tidak menciptakan semua makhluk taat pada-Nya?
Jawab: Imam Jaa’far ash-Shadiq r.a:

“Kalau mereka tercipta dalam keadaan taat pada yagn Maha Esa, maka pahala menjadi tidak layak utk mereka. Disebabkan ketaatan yang bukan karena upaya sendiri tidak memerlukan surga ataupun neraka”.
• Soal: Bagaimana Allah SWT menghisab makhluk yg sangat banyak?
Jawab: Imam Ali karamallahuwajhah:

“Sebagaimana Dia memberi rezeki kepada makhluk yg sebanyak itu”.
Soal: Adakah ciptaan yg Allah SWT membuatnya dengan tangan-Nya sendiri?
Jawab :Rasulullah saw bersabda:

“Sesungguhnya Allah menciptakan surga firdaus dengan tangan-Nya, menanam pohon Thuba dengan tangan-Nya, mencipta Adam dengan tangan-Nya ..dan membangun langit dengan tangan-Nya”.
(disebutkan di dalam kitab العظمة )

Soal: Apa Asma Allah yg paling agung (al-ism al-a’zham)?
Jawab : Rasulullah saw bersabda:

Semua nama Allah adalah agung. Kosongkanlah hatimu dari selain-Nya
dan berdoalah kepada-Nya dengan nama apa pun yg kau kehendaki.
Sesungguhnya Allah tidak memiliki nama ini atau itu, melainkan Dialah Tuhan Yang
Maha Esa lagi Maha Perkasa”.

Soal: Apa makna ash-Shamad?

Jawab: Imam Muhammad al-Baqir r.a:
“Tumpuan semua hal kecil ataupun besar kepada Allah yang Maha Esa “.


About this entry